Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Februari 2009

1000 Ciuman (e-mail dari Mas Panji)

Ni ada e-mail yang menurutku lucu,, lumayan pagi2 bisa senyum2,, hehehehehe........

1000 Ciuman

Saat ini jaman serba susah. Harga BBM naik, akibatnya terjadi PHK di berbagai perusahaan.

Salah satu yang terkena PHK adalah Paijo.

Bulan ini ia tidak bisa lagi mengirim uang untuk istrinya di kampung halaman. Ia hanya bisa mengirim surat. Isinya demikian:


Istriku Tercinta,

Maafkan Kanda sayang, bulan ini Kanda tidak bisa mengirim uang untuk kebutuhan keluarga di rumah. Kanda hanya bisa mengirimmu 1000 ciuman.

Paling cinta,
Kanda Paijo


Seminggu kemudian Paijo mendapat surat balasan dari istri tercintanya:


Kanda Paijo tersayang,

Terima kasih atas kiriman 1000 ciumanmu.
Untuk bulan ini Dinda akan menyampaikan laporan pengeluaran keluarga :

Tukang minyak bersedia menerima 2 ciuman setiap kali membeli 5 liter minyak tanah.

Tukang listrik mau dibayar dengan 4 ciuman per tanggal 10 setiap bulannya.

Pemilik kontrakan rumah mau dibayar cicil dengan 3 x ciuman setiap harinya.

Engkoh pemilik toko bahan makanan tidak mau dibayar pakai ciuman. Ia maunya dibayar dengan yang lain. Ya terpaksa Dinda berikan saja.

Hal yang sama juga Dinda berikan buat kepala sekolah dan gurunya si Udin yang sudah 3 bulan nunggak uang sekolah..

Besok Dinda mau ke pegadaian untuk tukerin 200 ciuman dengan uang tunai, karena yang punya pegadaian sudah bersedia menukarkan 200 ciuman + bayaran lainnya dengan uang 650ribu, lumayan buat ongkos sebulan.

Keperluan pribadi Dinda bulan ini mencapai 50 ciuman.

Kanda tersayang.. bulan ini Dinda merasa jadi orang yang paling kaya di kampung, karena sekarang Dinda memberikan piutang ciuman ke banyak pemuda di kampung kita dan siap ditukar kapan pun Dinda butuhkan.

Kanda, dari Kanda masih tersisa 125 ciuman, apakah Kanda punya ide? Atau saya tabung saja ya?

Paling sayang,
dari Dinda seorang.




... gubraaakkkkk !!!

Paijo pun pingsan...



Huahahahahaha....... SARAP!!! RA MUTU!!!!!!!!!!




Kamis, 05 Februari 2009

When A Girl Is Quiet

Ni ada lagi kata2 yang aku dapet dari temenku... Bagus deh.. Para lelaki.....bacalah dan camkanlah hal2 di bawah ini!!




When a GIRL is quiet .... millions of things are running in her mind.

When a GIRL is not arguing .... she is thinking deeply.

When a GIRL looks at u with eyes full of questions .... she is wondering how long you will be around.

When a GIRL answers "I'm fine" after a few seconds .... she is not at all fine.

When a GIRL stares at you she is wondering why you are lying.

When a GIRL lays on your chest .... she is wishing for you to be hers forever.

When a GIRL wants to see you everyday.... she wants to be pampered.

When a GIRL says "I love you" .... she means it.

When a GIRL says "I miss you" .... no one in this world can miss you more than that.

Life only comes around once make sure u spend it with the right person ....

Find a guy....who calls you beautiful instead of hot.

Who calls you back when you hang up on him.

Who will stay awake just to watch you sleep. Wait for the guy who ... kisses your forehead.

Who wants to show you off to the world when you are in your sweats.

Who holds your hand in front of his friends.

Who is constantly reminding you of how much he cares about you and how lucky he is to have you.

Who turns to his friends and says, "That's her!!"

Rabu, 28 Januari 2009

Mampukah Kita Mencintai Tanpa Syarat?

Cerita ini aku dapet dari temenku,,, setiap aku baca cerita ini aku pasti nangis....



Ceritanya seperti ini :

Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit, istrinya juga sudah tua.

Mereka menikah sudah lebih dari 32 tahun.

Mereka dikarunia 4 orang anak. Di sinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak keempat, tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan, hal itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ketiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya ke atas tempat tidur.

Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya di depan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.

Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian.

Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.

Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan keempat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yang masih kuliah.

Pada suatu hari keempat anak Pak Suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah menikah, maka mereka tinggal dengan keluarga masing-masing, Pak Suyatno memutuskan bahwa ialah yang merawat istrinya, yang dia inginkan hanya agar semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yang sulung berkata, " Pak, kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kecil kami melihat bapak merawat ibu, tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak......bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu."

Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya, "Sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini? Kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian."

Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anak mereka.

"Anak-anakku.........Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah.....Tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup, telah melahirkan kalian....” Sejenak kerongkongannya tersekat. “Kalian yang selalu ku rindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun.”

“Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini.”

“Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaannya sekarang? Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit?"

Tak lama kemudian meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, mereka pun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Bu Suyatno, dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu.....

Sampai akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan mereka pun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa.....

Pada saat itulah meledak tangis beliau dan tamu yang hadir di studio yang kebanyakan kaum perempuan dan mereka pun tidak sanggup menahan haru....

Pak Suyatno bercerita, "Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah kesia-siaan.

Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat. Dia pun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan batinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu-lucu..... Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama....dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehat pun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit..."



Awwww..... so sweet...... Aku juga mau dicintai seperti itu........



Akankah saia menemukan orang seperti Pak Suyatno?


Doa Seorang Pemuda

Sebenarnya, tulisan (ato puisi?) ini udah banyak banget di-posting dimana-mana,, tapi berhubung saia suka banget ma tulisan ini,, jadi saia ingin mem-posting kembali.. Semoga ini bisa menjadi doa kita semua (tentu saja buat yang belum menikah...)


Doa Seorang Pemuda

Tuhanku...

Aku berdo'a untuk seorang wanita yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu. Seorang wanita yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang wanita yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu. Wajah cantik dan daya tarik fisik bukanlah yang utama. Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya. Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.

Seseorang yang memiliki hati seluas samudera, seteduh pepohonan, tidak hanya otak yang cerdas. Seorang wanita yang tidak hanya menyayangiku tapi juga menghormatiku.
Seorang wanita yang mampu menjadi ibu sejati, bagi anak-anak kami kelak.

Seorang wanita yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah. Seorang wanita yang dapat kujadikan sandaran, di kala aku susah.

Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku tapi karena hatiku. Seorang wanita yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi, tempatku menangis dan tempatku tertawa. Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang pria ketika aku di sisinya

Tuhanku...

Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu. Seorang wanita yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seorang wanita yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Tuhanku...

Aku juga meminta,

Buatlah aku menjadi pria yang dapat membuatnya bangga. Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah sifat yang tegas tapi lembut untuk menjadi pemimpin bagi keluargaku kelak. Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya dan memenuhi semua kebutuhannya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya. Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan: "Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna."

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan.

Amin....